Tampilkan postingan dengan label Motivasi. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Motivasi. Tampilkan semua postingan

Persahabatan Kuda Nil Dan Kura-Kura

Sehari setelah tragedi tsunami dahsyat Samudera Hindia yang menghantam Asia dan Afrika, puluhan penduduk desa tepi Pantai Malindi di Kenya melakukan tugas penyelamatan bersama aparat setempat. 
Salah seorang relawan, Owen Saubion melihat pemandangan ganjil di kawasan tepi pantai itu, seekor  bayi kuda nil (masih berusia 1 tahun) itu meringkuk lemas di batu karang. Kondisinya sangat memprihatinkan. Ia terjebak di antara gelombang laut dan derasnya air dari muara Sabaki River.
Setelah dirawat, kuda nil itu pun akhirnya dibawa ke Haller Park dekat Mombasa, sebuah taman suaka margasatwa milik Lafarge Eco Systems' East African firm, pada 27 Desember 2006. Bayi kuda nil itu kemudian diberinama Owen, sesuai nama penyelamatnya.
Di suaka margasatwa Haller Park inilah kisah persahabatan unik itu dimulai.

Petugas suaka menempatkannya di sebuah area untuk hewan-hewan kecil. Langkah ini dilakukan karena Owen masih tergolong bayi. Sementara jika di tempatkan di lokasi untuk kawanan kuda nil, petugas perawat hewan khawatir ia akan diserangan kawanan kuda nil lain yang tak mengenalnya. Karena kuda nil sangat agresif dan "fanatik" pada kawanannya, bila ada kuda nil asing mereka bisa saja membunuhnya.

Ketika Owen dilepas, ia masih bingung. Mungkin karena harus menempati lingkungan baru. Namun setelah ia merasa sedikit nyaman, Owen langsung menatap dan tertarik pada seekor kura-kura bernama Mzee.

Mzee, adalah spesies kura-kura Aldabran usia 130 tahun seberat 700 pound (320 kg). Mzee yang dalam bahasa Swahili (Afrika) berarti "wise old man" (si tua bijaksana), merupakan penghuni lama area yang dilengkapi dengan kolam asri dan hutan buatan itu.

Awalnya, Owen langsung beranjak mendekati Mzee. Namun Mzee sama sekali tak peduli padanya. Hari demi hari Owen selalu mengikuti Mzee ke mana pun ia pergi. Agaknya Owen berupaya mengambil hati Mzee. Seiring waktu dan kegigihan Owen mendekatinya, Mzee akhirnya menerima kehadiran kuda nil muda itu.

Berminggu-minggu kemudian keduanya sudah tampak begitu akrab. Mzee layaknya dianggap sebagai induk oleh Owen, sementara Mzee merasa sebagai orangtua asuh bagi Owen. Bukan hanya dalam kiasan, pada kenyataannya Mzee selalu menjaga Owen dengan kelembutan. Owen juga selalu mematuhi dan senang bermain dengan Mzee.

Ikatan persahabatan mereka mengental bagai sebuah keluarga. Para perawat hewan di Haller Park bingung dengan tingkah dua hewan beda spesies ini. Mereka bagaikan induk dan anak dari satu spesies yang sama.

Apa yang disantap Mzee juga disantap Owen, di mana Owen tidur di situ pasti ada Mazee. Mereka selalu bermain air di kolam bersama, makan bersama, tidur bersama dan berjalan-jalan keliling area taman bersam-sama pula.


Setahun berlalu, namun kedua hewan beda spesies itu semakin lengket. Keduanya sudah tak terpisahkan lagi. Fenomena ini sungguh mengejutkan sejumlah besar ilmuwan. Bukannya saja karena peristiwa seperti ini belum pernah terjadi, tetapi di antara mereka juga sudah mengembangkan "bahasa" mereka sendiri sebagai sistem komunikasi di antara keduanya. Bahasa komunikasi lewat suara yang sama sekali belum pernah ditemukan dalam kelompok kuda nil atau pun kura-kura Adabran.

Suara dalam nada tertentu dari Mzee akan direspons oleh Owen secara tepat. Begitu pula sebaliknya, suara dalam nada tertentu dari Owen direspons Mzee pula secara tepat. Selain itu, keduanya juga mengembangkan bahasa tubuh yang hanya mereka berdua pahami, seperti gigitan lembut, sentuhan, dorongan dan belaian yang masing-masing direspons sebagai suatu kode untuk melakukan sesuatu atau ungkapan kasih sayang di antara keduanya.

Keunikan persahabatan Owen dan Mzee pun menjadi fenomena mendunia. Tingkah laku dan komunikasi unik yang sama sekali baru dalam dunia zoologi (ilmu tentang hewan) itu membuat mereka menjadi selebriti dunia. Sejumlah besar foto, film, dokumentasi, bahkan buku dan artikel mengulas soal teka-teki besar persahabatan mereka.

Owen dan Mzee pun menjadi lambang cinta dan persahabatan yang tidak mengenal batasan fisik, ras, spesies dan teritori.
READ MORE - Persahabatan Kuda Nil Dan Kura-Kura

7 Penemuan Hebat Menghadapi Global Warming

Sementara membatasi emisi merupakan cara terbaik untuk menghentikan pemanasan global, para peneliti di seluruh dunia sedang mencoba untuk menemukan cara yang lebih efisien untuk menyelamatkan planet kita dari ujung kehancuran yang tidak jauh lagi jika emisi karbon dioksida global terus meningkat dengan kecepatan yang sama . Kesadaran terhadap lingkungan sudah pasti menyebabkan banyak penemuan, teknologi hemat energi dan konsumsi sumber energi alternatif . Di bawah ini adalah 7 penemuan yang paling menakjubkan bagi Pemanasan Global.

1. RUMAH MENGAPUNG

Pemanasan global tidak hanya meningkatkan suhu global tetapi juga telah mengambil daerah pesisir. Masalah banjir dan kekurangan perumahan secara bersamaan telah menyebabkan pembangunan rumah terapung yang unik. Rumah seperti ini pertama kali diciptakan oleh perusahaan Dura Vermeer dan dipasang di pantai Maasbommel kota di Tahun 2007. Mereka terdiri dari kubus berongga yang memberikan mereka upthrust dan memungkinkan mereka untuk mengapung di air. Rumah-rumah Terapung ini bisa menahan kenaikan hingga lima meter di permukaan air laut.




2. Gletser Buatan

Negara-negara berkembang yang berbasis Pertanian seperti India sepenuhnya tergantung pada hujan dan sungai. Sungai-sungai di India, Peru, Chili dll dan banyak Negara tergantung gletser dengan mencairnya gletser adalah masalah besar bagi Negara-Negara Pertanian. Untuk mengatasi masalah ini sebuah konsep menciptakan sebuah gletser buatan telah diberikan oleh Chewang Norphel, seorang insinyur sipil pensiunan di wilayah Ladakh India Utara. Gletser-gletser buatan ini menyediakan air bersih di musim panas. Gletser diciptakan dengan mengumpulkan air ke kolam dangkal diblokir dengan tanggul berbatu. Air di kolam dibekukan dengan menurunkan suhu menjadi bentuk lembaran es. Ketika musim panas datang air ini mencair dan digunakan untuk menanam tanaman. Gletser buatan terbesar dengan ukuran satu meter dan lebar dan 45 kilometer.



3. Tanaman Tahan Panas dan Kekeringan

Tidak sulit bagi manusia untuk bertahan hidup di panas yang terik tetapi tidak mungkin untuk tanaman untuk tetap hidup dalam kondisi seperti itu. Peneliti menggunakan metode pemuliaan tanaman selektif untuk beradaptasi dengan kondisi iklim. Perilaku dan karakteristik spesies toleran kekeringan dipelajari dengan seksama dan fitur mereka ditambahkan ke tanaman dengan rekayasa genetika. Para peneliti telah bereksperimen dengan lobak dan jagung, dan tanaman sampel toleransi terhadap iklik panas terik 40 persen lebih baik daripada varietas konvensional. Demikian pula tes yang dilakukan pada gandum di Mesir yang diklaim menggunakan seperdelapan dari air yang digunakan oleh tanaman gandum konvensional.


4. Pembangkit Listrik Gedung Pencakar Langit

Sebuah bangunan yang unik telah dirancang oleh arsitek David Fisher di Dubai, di mana setiap lantai dapat berputar pada sumbu sentral independen dari lantai lain gedung. Bentuk bangunan ini terus-menerus berubah dengan rotasi lantai nya. Bangunan ramah lingkungan ini dilengkapi dengan turbin angin di antara setiap lantai yang menghasilkan sejumlah besar energi yang dapat daya 10 bangunan berukuran serupa. Setelah merancang bangunan hijau untuk Dubai, Fisher adalah merancang menara yang sama untuk London, New York dan Moskow.


5. Pertanian Bertingkat


Memproduksi tanaman lebih dekat dengan konsumen dan menggunakan teknik yang efisien akan mengurangi air yang terbuang dan sumber daya lain yang digunakan untuk pertanian. Dickson Despommier di Columbia University di New York City menyatakan bahwa 80 persen dari lahan yang tersedia untuk pertanian sudah digunakan dan untuk memberi makan orang lebih hingga tahun 2050 kita harus memproduksi tanaman di peternakan di Pencakar Langit. Sistem tenaga Matahari akan digunakan untuk menumbuhkan tanaman, dan akan ada ketentuan untuk mendaur ulang air dan sampah dengan cara alami. Tanaman akan aman dari banjir serta kekeringan dan jumlah yang diperlukan irigasi dapat diberikan.



6. AC Bertenaga Matahari

Kenaikan suhu yang tinggi di Australia telah membuat musim panas sangat panas dan tak tertahankan. Demikian pula ada permintaan besar untuk peralatan pendingin udara di California. Mike Dennis, seorang insinyur di Universitas Nasional Australia telah menemukan sebuah eco-friendly udara penyejuk konsep yang bekerja pada energi surya. Desain ini sangat efisien dan memberikan efek pendinginan maksimum ketika Matahari berada pada puncaknya. Ini juga menyediakan air panas yang dapat digunakan untuk keperluan rumah tangga lainnya. Udara dikompresi dengan energi termal pendingin semprotan keluar dari pesawat jet, dan panas hilang dalam proses ini sebagai refrigeran menguap.



7. Kota Mengambang


Kita telah membahas rumah-rumah terapung, pada konsep pemikiran serupa untuk meletakkan kota terapung telah dibuat. Kota-kota seperti Sydney, New York, London Jakarta (Maybe) yang harus berinvestasi jumlah besar pada pertahanan banjir berharap untuk menciptakan kota-kota seperti mengambang. Konsep inovatif dan cerdik telah diberikan oleh arsitek Belgia Vincent Callebaut dan diyakini menjadi solusi jangka panjang .Kota laut ini dapat menampung sebanyak 50.000 pengungsi dan bisa menghasilkan listrik dengan menggunakan berbagai sumber terbarukan termasuk angin, gelombang dan matahari panas.


READ MORE - 7 Penemuan Hebat Menghadapi Global Warming

Pidato Anak Kecil Berusia 12 Tahun!! Membuat RUANG SIDANG PBB Hening

Cerita ini berbicara mengenai seorang anak yg bernama Severn Suzuki, seorang anak yg pada usia 9 tahun telah mendirikan Enviromental Children’s Organization ( ECO ). ECO sendiri adalah sebuah kelompok kecil anak yg mendedikasikan diri untuk belajar dan mengajarkan pada anak” lain mengenai masalah lingkungan. Dan mereka pun diundang menghadiri Konfrensi Lingkungan hidup PBB, dimana pada saat itu Severn yg berusia 12 Tahun memberikan sebuah pidato kuat yg memberikan pengaruh besar ( dan membungkam ) beberapa pemimpin dunia terkemuka. Apa yg disampaikan oleh seorang anak kecil ber-usia 12 tahun hingga bisa membuat RUANG SIDANG PBB hening, lalu saat pidatonya selesai ruang sidang penuh dengan orang terkemuka yg berdiri dan memberikan tepuk tangan yg meriah kepada anak berusia 12 tahun.

Inilah Isi pidato tersebut

Halo, nama Saya Severn Suzuki, berbicara mewakili E.C.O – Enviromental Children Organization. Kami adalah kelompok dari Kanada yg terdiri dari anak-anak berusia 12 dan 13 tahun, yang mencoba membuat perbedaan: Vanessa Suttie, Morga, Geister, Michelle Quiq dan saya sendiri. Kami menggalang dana untuk bisa datang kesini sejauh 6000 mil untuk memberitahukan pada anda sekalian orang dewasa bahwa anda harus mengubah cara anda, hari ini di sini juga. Saya tidak memiliki agenda tersembunyi. Saya menginginkan masa depan bagi diri saya saja. Kehilangan masa depan tidaklah sama seperti kalah dalam pemilihan umum
atau rugi dalam pasar saham. Saya berada disini untuk berbicara bagi semua generasi yg akan datang. Saya berada disini mewakili anak-anak yg kelaparan di seluruh dunia yang tangisannya tidak lagi terdengar. Saya berada disini untuk berbicara bagi binatang-binatang yang sekarat yang tidak terhitung jumlahnya diseluruh planet ini karena kehilangan habitatnya. Kami tidak boleh tidak di dengar. Saya merasa takut untuk berada dibawah sinar matahari karena berlubangnya lapisan OZON. Saya merasa takut untuk bernafas karena saya tidak tahu ada bahan kimia apa yg dibawa oleh udara. Saya sering memancing di Vancouver bersama ayah saya hingga beberapa tahun yang lalu kami menemukan bahwa ikan-ikannya penuh dengan kanker. Dan sekarang kami mendengar bahwa binatang-binatang dan tumbuhan satu persatu mengalami kepunahan tiap harinya – hilang selamanya. Dalam hidup saya, saya memiliki mimpi untuk melihat kumpulan besar binatang-binatang liar, hutan rimba dan hutan tropis yang penuh dengan burung dan kupu-kupu. Tetapi sekarang saya tidak tahu apakah hal-hal tersebut bahkan masih ada untuk dilihat oleh anak saya nantinya. Apakah anda sekalian harus khawatir terhadap masalah-masalah kecil ini ketika anda sekalian masih berusia sama serperti saya sekarang? Semua ini terjadi di hadapan kita dan walaupun begitu kita masih tetap bersikap bagaikan kita masih memiliki banyak waktu dan semua pemecahannya. Saya hanyalah seorang anak kecil dan saya tidak memiliki semua pemecahannya. Tetapi saya ingin anda sekalian menyadari bahwa anda sekalian juga sama seperti saya! Anda tidak tahu bagaimana caranya memperbaiki lubang pada lapisan ozon kita. Anda tidak tahu bagaiman cara mengembalikan ikan-ikan salmon ke sungai asalnya. Anda tidak tahu bagaimana caranya mengembalikan binatang-binatang yang telah punah. Dan anda tidak dapat mengembalikan hutan-hutan seperti sediakala di tempatnya, yang sekarang hanya berupa padang pasir. Jika anda tidak tahu bagaima cara memperbaikinya. TOLONG BERHENTI MERUSAKNYA! Disini anda adalah delegasi negara-negara anda. Pengusaha, anggota perhimpunan, wartawan atau politisi – tetapi sebenarnya anda adalah ayah dan ibu, saudara laki-laki dan saudara perempuan, paman dan bibi - dan anda semua adalah anak dari seseorang. Saya hanyalah seorang anak kecil, namun saya tahu bahwa kita semua adalah bagian dari sebuah keluarga besar, yang beranggotakan lebih dari 5 milyar, terdiri dari 30 juta rumpun dan kita semua berbagi udara, air dan tanah di planet yang sama – perbatasan dan pemerintahan tidak akan mengubah hal tersebut. Saya hanyalah seorang anak kecil namun begitu saya tahu bahwa kita semua menghadapi permasalahan yang sama dan kita seharusnya bersatu untuk tujuan yang sama. Walaupun marah, namun saya tidak buta, dan walaupun takut, saya tidak ragu untuk memberitahukan dunia apa yang saya rasakan. Di negara saya, kami sangat banyak melakukan penyia-nyiaan. Kami membeli sesuatu dan kemudian membuang nya, beli dan kemudian buang. Walaupun begitu tetap saja negara-negara di Utara tidak akan berbagi dengan mereka yang memerlukan. Bahkan ketika kita memiliki lebih dari cukup, kita merasa takut untuk kehilangan sebagian kekayaan kita, kita takut untuk berbagi. Di Kanada kami memiliki kehidupan yang nyaman, dengan sandang, pangan dan papan yang berkecukupan – kami memiliki jam tangan, sepeda, komputer dan perlengkapan televisi. Dua hari yang lalu di Brazil sini, kami terkejut ketika kami menghabiskan waktu dengan anak-anak yang hidup di jalanan. Dan salah satu anak tersebut memberitahukan kepada kami: ” Aku berharap aku kaya, dan jika aku kaya, aku akan memberikan anak-anak jalanan makanan, pakaian dan obat-obatan, tempat tinggal, cinta dan kasih sayang ” . Jika seorang anak yang berada dijalanan dan tidak memiliki apapun, bersedia untuk berbagi, mengapa kita yang memiliki segalanya masih begitu serakah?
Saya tidak dapat berhenti memikirkan bahwa anak-anak tersebut berusia sama dengan saya, bahwa tempat kelahiran anda dapat membuat perbedaan yang begitu besar, bahwa saya bisa saja menjadi salah satu dari anak-anak yang hidup di Favellas di Rio; saya bisa saja menjadi anak yang kelaparan di Somalia ; seorang korban perang timur tengah atau pengemis di India . Saya hanyalah seorang anak kecil, namun saya tahu bahwa jika semua uang yang dihabiskan untuk perang dipakai untuk mengurangi tingkat kemiskinan dan menemukan jawaban terhadap permasalahan alam, betapa indah jadinya dunia ini. Di sekolah, bahkan di taman kanak-kanak, anda mengajarkan kami untuk berbuat baik. Anda mengajarkan pada kami untuk tidak berkelahi dengan orang lain, untuk mencari jalan keluar, membereskan kekacauan yang kita timbulkan; untuk tidak menyakiti makhluk hidup lain, untuk berbagi dan tidak tamak. Lalu mengapa anda kemudian melakukan hal yang anda ajarkan pada kami supaya tidak boleh dilakukan tersebut? Jangan lupakan mengapa anda menghadiri konperensi ini, mengapa anda melakukan hal ini – kami adalah anak-anak anda semua. Anda sekalianlah yang memutuskan, dunia seperti apa yang akan kami tinggali. Orang tua seharus nya dapat memberikan kenyamanan pada anak-anak mereka dengan mengatakan, ” Semuanya akan baik-baik saja , ‘kami melakukan yang terbaik yang dapat kami lakukan dan ini bukanlah akhir dari segalanya.” Tetapi saya tidak merasa bahwa anda dapat mengatakan hal tersebut kepada kami lagi. Apakah kami bahkan ada dalam daftar prioritas anda semua? Ayah saya selalu berkata, “Kamu akan selalu dikenang karena perbuatanmu, bukan oleh kata-katamu”. Jadi, apa yang anda lakukan membuat saya menangis pada malam hari. Kalian orang dewasa berkata bahwa kalian menyayangi kami. Saya menantang A N D A , cobalah untuk mewujudkan kata-kata tersebut. Sekian dan terima kasih atas perhatiannya.

READ MORE - Pidato Anak Kecil Berusia 12 Tahun!! Membuat RUANG SIDANG PBB Hening

11 Hal Yang Membedakan Antara Bos Dan Pemimpin

https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEj1z3QXYIFDTOrqkNNGd0n1M8oblX7l83NF5ySEbezvd-NeKy3l3sT6wSByuDQJyAx7200ba5RuinnBK1_vxP8YHgCbA-HOFsXd7oFRAulsTL2q17x3Gn8Xxmw_w5BSUgPMjOMby3pbc5VM/s280/boss-employee-cartoon,F-N-194963-13.jpg

Sebuah pekerjaan yang mirip namun tak sama, bagaimana cara kerja seoorang BOS dan Pemimpin?

1.Seorang BOS menciptakan rasa takut dalam diri anak buahnya.
Seorang PEMIMPIN membangun kepercayaan.

2. Seorang BOS mengatakan "saya".
Seorang PEMIMPIN mengatakan "kita"

3. Seorang BOS tahu bagaimana pekerjaan harus dilakukan.
Seorang PEMIMPIN tahu bagaimana suatu karier harus ditempa.

4. Seorang BOS mengandalkan kekuasaan.
Seorang PEMIMPIN mengandalkan kerjasama.

5. Seorang BOS menyetir.
Seorang PEMIMPIN memimpin.

6. Seorang BOS menyalahkan.
Seorang PEMIMPIN menyelesaikan masalah dan memperbaiki kesalahan.

7. Seorang BOS menguasai 10% tenaga kerja bermasalah.
Seorang PEMIMPIN menguasai 90% tenaga kerja yang kooperatif.

8. Seorang BOS menyebabkan dendam bertumbuh.
Seorang PEMIMPIN memupuk antusiasme yang bertumbuh.

9. Seorang BOS menyebabkan pekerjaan menjemukan.
Seorang PEMIMPIN menyebabkan pekerjaan menyenangkan / menarik.

10. Seorang BOS melihat masalah sebagai musibah yang akan menghancurkan perusahaan.
Seorang PEMIMPIN melihat masalah sebagai kesempatan yang dapat diatasi staff yang bersatu padu, dan berubah menjadi pertumbuhan.

11. Seorang BOS berkata, "Pergi!"
Seorang PEMIMPIN berkata, "Ayo Pergi!"

Nah, jika suatu saat kamu cukup beruntung berada di situasi seperti itu, yang mana yang mau kamu pilih, mau jadi BOS atau seorang Pemimpin? Pilihan ada di tanganmu . . .

Sumber : haxims.blogspot.com
READ MORE - 11 Hal Yang Membedakan Antara Bos Dan Pemimpin

6 Kekuatan Dahsyat Pada Diri Manusia

1. Kekuatan Impian (The Power of Dreams)


http://sonshinefm.ws/ResLib/Images/Inside/Various%20-%20Power%20of%20Dreams%20CD%20cover.jpg

Untuk memperoleh hal-hal terbaik dalam kehidupan ini, setiap kita harus memiliki impian dan tujuan hidup yang jelas. Setiap kita harus berani memimpikan hal-hal terindah dan terbaik yang kita inginkan bagi kehidupan kita dan kehidupan orang-orang yang kita cintai.

Tanpa impian, kehidupan kita akan berjalan tanpa arah dan akhirnya kita tidak menyadari dan tidak mampu mengendalikan ke mana sesungguhnya kehidupan kita akan menuju.



2. Kekuatan dari Fokus (The Power of Focus)

http://www.tradebit.com/usr/eshop/pub/9002/contrecover.jpg

Fokus adalah daya (power) untuk melihat sesuatu termasuk masa depan, impian, sasaran atau hal-hal lain seperti kekuatan dan kelemahan dalam diri, peluang di sekitar kita, sehingga lebih jelas dan mengambil langkah untuk mencapainya.

Seperti sebuah kacamata yang membantu seorang untuk melihat lebih jelas, kekuatan fokus membantu kita melihat impian, sasaran, dan kekuatan kita dengan lebih jelas, sehingga kita tidak ragu-ragu dalam melangkah untuk mewujudkannya.



3. Kekuatan Disiplin Diri (The Power of Self Discipline)

http://a3.sphotos.ak.fbcdn.net/hphotos-ak-snc4/148328_453647217581_141193332581_5581845_4318023_n.jpg

Pengulangan adalah kekuatan yang dahsyat untuk mencapai keunggulan. Kita adalah apa yang kita lakukan berulang-ulang. Menurut filsuf Aristoteles, keunggulan adalah sebuah kebiasaan.

Kebiasaan terbangun dari kedisiplinan diri yang secara konsisten dan terus-menerus melakukan sesuatu tindakan yang membawa pada puncak prestasi seseorang. Kebiasaan kita akan menentukan masa depan kita.

Untuk membangun kebiasaan tersebut, diperlukan disiplin diri yang kokoh. Sedangkan kedisiplinan adalah bagaimana kita mengalahkan diri kita dan mengendalikannya untuk mencapai impian dan hal-hal terbaik dalam kehidupan ini.



4. Kekuatan Perjuangan (The Power of Survival)

http://www.withoutruleoflaw.com/wp-content/uploads/2009/11/survival-425.jpg

Setiap manusia diberikan kekuatan untuk menghadapi kesulitan dan penderitaan. Justru melalui berbagai kesulitan itulah kita dibentuk menjadi ciptaan Tuhan yang tegar dalam menghadapi berbagai kesulitan dan kegagalan.

Seringkali kita lupa untuk belajar bagaimana caranya menghadapi kegagalan dan kesulitan hidup, karena justru kegagalan itu sendiri merupakan unsur atau bahan yang utama dalam mencapai keberhasilan atau kehidupan yang berkelimpahan.



5. Kekuatan Pembelajaran (The Power of Learning)

http://readyforlearning.files.wordpress.com/2010/12/children_learning-zbbjrx.jpg

Salah satu kekuatan manusia adalah kemampuannya untuk belajar. Dengan belajar kita dapat menghadapi dan menciptakan perubahan dalam kehidupan kita. Dengan belajar kita dapat bertumbuh hari demi hari menjadi manusia yang lebih baik.

Belajar adalah proses seumur hidup. Sehingga dengan senantiasa belajar dalam kehidupan ini, kita dapat terus meningkatkan taraf kehidupan kita pada aras yang lebih tinggi.



6. Kekuatan Pikiran (The Power of Mind)

https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEjCivj84blABuVZdZEwXJNGazhqPPz8c1-Q5bxfto8aT2fKw9dtKl3NYlGdzKTKYeYop4rpDK9W7vgJAS65qRIBUTHvMlxS1B1R5LJTbLfz5Ri2NX2GcE-PW4CQf2yfBWBC0jgmaJwQWLLP/s1600/mind-power-3.jpg

Pikiran adalah anugerah Tuhan yang paling besar dan paling terindah. Dengan memahami cara bekerja dan mengetahui bagaimana cara mendayagunakan kekuatan pikiran, kita dapat menciptakan hal-hal terbaik bagi kehidupan kita.

Dengan melatih dan mengembangkan kekuatan pikiran, selain kecerdasan intelektual dan kecerdasan kreatif kita meningkat, juga secara bertahap kecerdasan emosional dan bahkan kecerdasan spiritual kita akan bertumbuh dan berkembang ke tataran yang lebih tinggi.

Semua dari kita berhak dan memiliki kekuatan untuk mencapai kehidupan yang berkelimpahan dan memperoleh hal-hal terbaik dalam kehidupannya.

Semuanya ini adalah produk dari pilihan sadar kita, berdasarkan keyakinan kita, dan bukan dari produk kondisi keberadaan kita di masa lalu dan saat ini.

Sebagaimana dikatakan oleh Jack Canfield dalam bukunya The Power of Focus, bahwa kehidupan tidak terjadi begitu saja kepada kita. Kehidupan adalah serangkaian pilihan dan bagaimana kita merespons setiap situasi yang terjadi pada kita. 

READ MORE - 6 Kekuatan Dahsyat Pada Diri Manusia

Top 10 Negara yang Penduduknya Workoholic (Pekerja Keras)

Jadwal Liburan atau cuti umumnya merupakan hari yang ditunggu-tunggu bagi para karyawan. Namun bagi sebagian orang, cuti bukanlah segalanya. Mereka yang umumnya workaholic atau gila kerja memilih untuk tetap bekerja ketimbang mengambil libur.

Berikut ini daftar Top Ten Negara yang penduduknya workoholic dikenal pekerja keras (sumber: justsharethis.com). Perhitungannya berdasarkan persentase jumlah orang yang tetap bekerja di hari libur mereka.


10. Cina

bendera cina
Pemerintah Cina menetapkan 11 hari libur nasional dan mengharuskan setiap perusahan untuk memberikan libur setidaknya 10 hari /tahun kepada setiap karyawannya. Namun sekitar 65% dari para pekerja di Cina yang mengambil semua jatah cuti yang merupakan hak mereka.

9. Swedia


bendera swedia

Karyawan di Swedia bekerja rata-rata 1.610 jam dan mendapat libur nasional dari pemerintah sebanyak 11 hari per tahunnya. Namun hanya 63% dari para pekerja di sana yang memilih menggunakan seluruh hari libur mereka.

8. Brazil

bendera brazil
Di negeri samba ini, meskipun pemerintah memberikan 11 hari libur nasional dan mewajibkan setiap perusahan memberikan jatah cuti karyawan selama 30 hari, namuna hanya 59% dari karyawan di sana yang benar-benar memanfaatkan semua jatah cuti pertahunnya.

7. India

bendera india
Pemerintah India menetapkan 16 hari libur nasional dan mewajibkan para perusahan memberikan sedikitnya 12 hari jatah cuti bagi setiap karyawan mereka. Namun begitu hanya 58,5% dari karyawan di sana yang memilih untuk menghabiskan total jatah libur mereka.

6. Kanada

bendera kanada
Karyawan di Kanada rata-rata bekerja selama 1.699 jam per tahun dengan jatah libur nasional 9 hari. Namun hanya 58% saja dari mereka yang memanfaatkan seluruh jatah libur ini.

5. Amerika Serikat

bendera amerika
Di AS, rata-rata para karyawan bekerja selama 1.768 jam per tahun dan pemerintah Obama telah memberikan 10 hari libur nasional. Namun hanya 57% dari karyawan di AS yang memanfaatkan seluruh liburan mereka.

4. Korea Selatan

bendera korea selatan
Pemerintah di Korea Selatan telah menetapkan 15 hari libur nasional, namun tercatat hanya 53% saja dari karyawan di sana yang mengambil semua hak libur mereka.

3. Afrika Selatan

bendera afrika selatan
Di Afrika Selatan, mendapatkan jatah libur total 12 hari per tahun. Namun hanya 47,5% saja dari karyawan di sana yang mengambil ke 12 hari liburan mereka.

2. Australia

bendera australia
Rata-rata karyawan di Australia bekerja selama 1.690 jam per tahun. Pemerintah di sana menetapkan 8 hari libur nasional. Namun hanya 47% saja yang mengambil semua hari libur mereka.

1.Jepang


Posisi utama negara yang penduduknya pekerja keras dipegang oleh Jepang. Pemerintah Jepang menetapkan 16 hari libur nasional per tahunnya. Namun hanya 33% dari karyawan di Jepang yang mengambil semua jatah libur tersebut. Rata-rata para karyawan di Jepang bekerja 1.714 jam per tahun.

Beda dengan di Indonesia, meskipun jatah cuti dan banyak hari libur yang telah diberikan oleh pemerintah kita, tapi ada aja alasan untuk minta libur lebih… but, I love Indonesia 

Sumber : http://www.taukahkamu.com 
READ MORE - Top 10 Negara yang Penduduknya Workoholic (Pekerja Keras)

Kata-kata Mutiara Dari Seorang Bung Karno

https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEjdaljbClKmzk0Rrlv6HSYjrCAVM5cozE90HHMzFIFiwr1sKtoeSHHpPl_OHFVicT3pTehtA2k1-OC6iGyp7tz9SPXQnR9hUL04D2q2VQN4leNEnndl9PIPi87GybgYIJvOqKRnpzobR-fh/s1600/karno-43.jpg

1. “Berikan aku 1000 orang tua, niscaya akan kucabut semeru dari akarnya, berikan aku 1 pemuda, niscaya akan kuguncangkan dunia” .

2. “Tidak seorang pun yang menghitung-hitung: berapa untung yang kudapat nanti dari Republik ini, jikalau aku berjuang dan berkorban untuk mempertahankannya”. (Pidato HUT Proklamasi 1956 Bung Karno).


3. “Jadikan deritaku ini sebagai kesaksian, bahwa kekuasaan seorang Presiden sekalipun ada batasnya. Karena kekuasaan yang langgeng hanyalah kekuasaan rakyat. Dan di atas segalanya adalah kekuasaan Tuhan Yang Maha Esa.”


4. “Apabila di dalam diri seseorang masih ada rasa malu dan takut untuk berbuat suatu kebaikan, maka jaminan bagi orang tersebut adalah tidak akan bertemunya ia dengan kemajuan selangkah pun”.


5. “Bangsa yang besar adalah bangsa yang menghormati jasa pahlawannya.” (Pidato Hari Pahlawan 10 Nop.1961).


6. “Perjuanganku lebih mudah karena mengusir penjajah, tapi perjuanganmu akan lebih sulit karena melawan bangsamu sendiri.”


7. “Bangsa yang tidak percaya kepada kekuatan dirinya sebagai suatu bangsa, tidak dapat berdiri sebagai suatu bangsa yang merdeka.” (Pidato HUT Proklamasi 1963 Bung Karno).


8. “……….Bangunlah suatu dunia di mana semua bangsa hidup dalam damai dan persaudaraan……” (Bung Karno).


9. “Kita belum hidup dalam sinar bulan purnama, kita masih hidup di masa pancaroba, tetaplah bersemangat elang rajawali “. (Pidato HUT Proklamasi, 1949 Soekarno).


10. “Janganlah mengira kita semua sudah cukup berjasa dengan segi tiga warna. Selama masih ada ratap tangis di gubuk-gubuk pekerjaan kita belum selesai! Berjuanglah terus dengan mengucurkan sebanyak-banyak keringat.” (Pidato HUT Proklamasi, 1950 Bung Karno).


11. “Firman Tuhan inilah gitaku, Firman Tuhan inilah harus menjadi Gitamu : “Innallahu la yu ghoiyiru ma bikaumin, hatta yu ghoiyiru ma biamfusihim”. ”Tuhan tidak merubah nasib sesuatu bangsa sebelum bangsa itu merubah nasibnya” (Pidato HUT Proklamasi, 1964 Bung Karno).


12. “Janganlah melihat ke masa depan dengan mata buta! Masa yang lampau adalah berguna sekali untuk menjadi kaca bengala dari pada masa yang akan datang.” (Pidato HUT Proklamasi 1966, Soekarno).


13. “Apakah Kelemahan kita: Kelemahan kita ialah, kita kurang percaya diri kita sebagai bangsa, sehingga kita menjadi bangsa penjiplak luar negeri, kurang mempercayai satu sama lain, padahal kita ini asalnya adalah Rakyat Gotong Royong” (Pidato HUT Proklamasi, 1966 Bung Karno).


14. “Aku Lebih suka lukisan Samudra yang bergelombangnya memukul, mengebu-gebu, dari pada lukisan sawah yang adem ayem tentrem, “Kadyo siniram wayu sewindu lawase” (Pidato HUT Proklamasi 1964 Bung Karno).


15. “Laki-laki dan perempuan adalah sebagai dua sayapnya seekor burung. Jika dua sayap sama kuatnya, maka terbanglah burung itu sampai ke puncak yang setinggi-tingginya; jika patah satu dari pada dua sayap itu, maka tak dapatlah terbang burung itu sama sekali.” ( Sarinah, hlm 17/18 Bung Karno)

Sumber : http://www.apakabardunia.com
READ MORE - Kata-kata Mutiara Dari Seorang Bung Karno

Karya Lukisan Mengagumkan Dari Seorang Yang Buta

Esref Armagan dilahirkan buta, dari sebuah keluarga miskin, tetapi hal itu tidak menghentikan niat dia untuk menjadi seorang seniman sukses, tentu saja dengan gaya lukisan yang unik.
Esref Armagan adalah sosok anak muda yang dewasa, dari kecil dia tidak menerima pendidikan dari bangku sekolahan, tetapi entah bagaimana caranya ia berhasil untuk mengajar dirinya sendiri tentang bagaimana cara membaca dan melukis. Untuk tiga puluh lima tahun terakhir ia telah mengembangkan teknik melukis yang unik dan terus menyempurnakan keahlianya itu.
lukisan rumah
kincir
ikan
curug
Seniman Turki ini benar-benar membutuhkan suasana yang sangat tenang saat dia melukis, supaya dia benar-benar bisa mengilhami lukisanya tersebut. Pada awalnya, ia hanya menggunakan satu warna setiap dua atau tiga hari sekali, supaya catnya tersebut bisa kering terlebih dahulu baru dia mulai melukis kembali, tapi ia kemudian menemukan cat akrilik, yang bisa kering jauh lebih cepat dan membuat dia bisa untuk melukis langsung di kanvas.
Percaya atau tidak, gaya lukisannya adalah sangat unik di dunia seni, dan dia menyelesaikan lukisannya tanpa bantuan apapun. Dia telah melukis potret presiden negaranya dan pejabat-pejabat tinggi Turki lainya. Karya Esref Armagan telah dipamerkan di galeri di seluruh Eropa, dan ia adalah publik fitur terkenal di saluran TV populer seperti BBC dan ZDF.
Setelah melihat karyanya, hanya sedikit orang-orang yang percaya bahwa Esref yang melukis semuanya sendiri, atau ragu apakah dia benar-benar dilahirkan buta. Para ilmuwan yang meneliti seniman eksentrik asal Turki ini telah menegaskan bahwa ia benar-benar buta. Unik Bukan?!

Sumber : http://somplak.com
READ MORE - Karya Lukisan Mengagumkan Dari Seorang Yang Buta

Pria Indonesia Menaklukkan Pasifik

Bagi Rob Rambini, laut adalah tempat untuk menemukan ketenangan sekaligus keberanian mewujudkan mimpi. Rama, begitu pria 52 tahun ini biasa disapa, bertekad menaklukkan laut.

Niatnya mengarungi samudra dipancangkan pada 2006. Sayang, mentalnya saat itu tidak cukup kuat. "Mau dipaksakan bagaimanapun juga, saya tetap tidak berani berangkat," kata dia kepada Tempo, di Hotel Puri Santrian, Sanur, Bali, Selasa (5/4).

Pria yang telah meninggalkan Indonesia sejak 1983 itu lantas belajar kepada Richard Mars tentang ilmu-ilmu berlayar di California. Selama setahun, lelaki berusia 86 tahun itu mengajari Rama bagaimana menghadapi kondisi darurat di air dan ilmu berlayar yang tidak ada dalam buku. "Dia sudah puluhan tahun berlayar keliling dunia," kata putra almarhum Sardono Wondowisastro ini.

Untuk mewujudkan keinginan menaklukkan laut, Rama lantas membeli kapal type Jensen Marine Cal 30 dengan nama KONA, ukuran 30 feet atau sekitar 10 meter. Kapal ini dia beli dari seorang juragan kapal di California seharga Rp 100 juta. Dengan kapal keluaran tahun 1986 ini, dia mondar-mandir latihan di sekitar Laut California.

Pada 8 Mei 2010, Rama baru merealisasikan niatnya. Tekad pria kelahiran Roma, Italia itu, sudah bulat: Samudra Pasifik harus ditaklukkan.
Pria yang telah menjelajah tanah Eropa, seperti Jerman, Belanda, dan Rusia itu, lantas berangkat seorang diri. Lalu, apa reaksi keluarga Rama?. "Mereka bilang, kamu sudah gila. Tidak, saya katakan kepada mereka. Saya hanya setengah gila," ujar dia tergelak.
Di tengah jalan, putra dari Kanjeng Ayu Tristutji Kamal itu bersua dengan dua kapal yang balapan menuju Hawaii. Dia diledek habis-habisan oleh para pemilik kapal itu lantaran kapalnya tidak bisa melaju cepat. Mereka bisa sampai Hawaii dalam 10 hari. Sedangkan Rama harus menempuh perjalanan 4000 mil itu selama hampir 2 bulan.

Selama perjalanan, berbagai rintangan juga menghadang Rama. Pelayaran tahap pertama misalnya, dia harus berhadapan dengan ganasnya Lautan Pasifik. Perahunya dihantam ombak setinggi 12 meter dan angin berkecepatan 100 kilometer per jam. Terombang ambing di lautan, dia bertahan sebisanya. "Kita tidak mungkin melawan alam. Saya hanya berusaha agar tidak terlempar dari perahu," ujarnya. Syukur, dia bisa merapat di Hawaii dengan selamat.

Setelah membeli perbekalan di Honolulu, dia mengarahkan kemudinya ke selatan. Dia melalui rute Kepulauan Solomon, Vanuatu dan Laut Coral, dia akhirnya merapat di Port Moresby, Papua Nugini.

Di negara tetangga sebelah timur Indonesia ini dia memperoleh pengalaman menarik, paspornya ditahan petugas Imigrasi. "Kata mereka bentuk paspornya lusuh. Hancur. Saya katakan pada mereka, ini paspor sudah berlayar berbulan-bulan jadi wajar saja bentuknya seperti itu,” ujarnya.

Dia lantas melapor ke Kantor Kedutaan Besar Republik Indonesia Papua Nugini untuk menyelesaikan masalah yang membelitnya.

Setelah urusan paspor beres, dia meninggalkan Port Moresby pada 12 November 2010. Dia masuk ke wilayah Indonesia melalui Pulau Tanimbar, Saumlaki. Rama mengaku, di antara semua laut yang dia lewati, laut Indonesia yang paling susah ditaklukkan. "Anginnya tidak teratur dan arusnya tidak bisa ditebak,” ujarnya.

Di lautan, dia juga melawan ketakutan lain: cerita seram tentang hantu laut. Suatu ketika, dia terbangun jam 3 pagi, matanya silau melihat ada cahaya terang. Dia mengira sumber cahaya terang itu adalah mercusuar. Tak ingin terkecoh, dia memeriksa global positioning system. Ternyata tidak ada tanda-tanda terdapat menara penunjuk arah itu.

Mengobati rasa penasaran yang berbaur ketakutan, dia mendekati sumber cahaya. Semakin dekat, cahaya itu bentuknya semakin tidak jelas dan berpendar kuat. Begitu dia tiba di sumber cahaya, kilauan itu hilang seketika. Saat mendarat, dia bertanya kepada nelayan lain. Ternyata itulah yang disebut hantu laut. Seketika bulu kuduknya merinding.

Pengalaman lain, saat tidur, dia merasa ada orang yang menungguinya. Toh, dia berusaha melawan ketakutan itu dengan meyakinkan bahwa apa yang dia rasakan adalah halusinasi.

Rama mengungkapkan, di laut dia bisa menemukan ketenangan. Di kapal kecil itu dia menghabiskan waktu untuk membaca dan merenung.

Setelah hampir setahun mengarungi Samudera, dia datang ke negeri ini. Awal April lalu, pria berkepala plontos itu menjejakkan kaki kembali ke Indonesia yang telah puluhan tahun ditinggalkannya.
Dia disambut bak pahlawan. Dia dianugerahi  penghargaan dari Museum Rekor Indonesia. Meski kedatangannya di Dermaga Malina, Pelabuhan Benoa, Bali, terlambat hampir 10 jam dari jadwal, dia tetap disambut meriah.
Hentakan baleganjur dan jegog, keduanya musik tradisional Bali dengan tempo tinggi dan cepat, mengiringi kedatangannya di pagi buta. "Saya ingin menjadi inspirasi. Anak muda Indonesia harus memiliki keberanian," ujar Rama menerawang.
Di Bali, dia berencana berbisnis pelayaran keliling nusantara terhadap turis asing. "Saya lihat, pantai Indonesia bagian timur indahnya bukan main."

Setelah berhasil mengarungi Samudra Pasifik, ada lagi cita-cita Rama: mengelilingi dunia. Pada 2012 nanti, dia berencana berlayar melewati Samudra Hindia, Samudra Atlantik dan Amerika Latin. "Saya akan berlayar sampai tubuh saya tak sanggup lagi," ujar dia mantap.
READ MORE - Pria Indonesia Menaklukkan Pasifik

Jika Tuhan Menjatuhkan Uang dan Batu

Seorang pekerja pada proyek bangunan memanjat ke atas tembok yang sangat tinggi. Pada suatu saat ia harus menyampaikan pesan penting kepada teman kerjanya yang ada di bawahnya.
https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEh_x8ZbxbHgdO_Zh_Eg99jPwveWSpHD1FiyWiQV4haBpTOGP00R3AD-BBs9ocX0-Dd3PFE4ZazXeO8mYUQ3YmSa__9BG9ifZ28YxEhTMO-79Hyu9cu4IQcdHc1bgBGVklo4OuIk0W2ON4M/s1600/bangunan.jpg

Pekerja itu berteriak-teriak tetapi temannya tidak bisa mendengarnya karena suara bising dari mesin-mesin dan orang-orang yang bekerja, sehingga usahanya sia-sia saja.

Oleh karena itu untuk menarik perhatian orang yang ada dibawahnya, ia mencoba melemparkan uang logam di depan temannya.


Temannya berhenti bekerja, mengambil uang itu lalu bekerja kembali. Pekerja itu mencoba lagi, tetapi usahanya yang keduapun memperoleh hasil yg sama.


Tiba-tiba ia mendapat ide. Ia mengambil batu kecil lalu melemparkannya ke arah orang itu. Batu itu tepat mengenai kepala temannya, dan karena merasa sakit temannya menengadah ke atas. Sekarang pekerja itu dapat menjatuhkan catatan yang berisi pesannya.

Tuhan kadang-kadang menggunakan pengalaman-pengalaman yang menyakitkan untuk membuat kita menengadah kepada-Nya.

Seringkali Tuhan memberi berkat, tetapi itu tidak cukup untuk membuat kita menengadah kepada-Nya. Karena itu memang lebih tepat jika Tuhan menjatuhkan "batu" kepada kita.

Sumber : ellyxmas.blogspot.com
READ MORE - Jika Tuhan Menjatuhkan Uang dan Batu

Cerita Motivasi Dari Seekor Tikus

Sepasang suami dan istri petani pulang kerumah setelah berbelanja. Ketika mereka membuka barang belanjaan, seekor tikus memperhatikan dengan seksama sambil menggumam.
https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEhh6yuY-pSHOwbv5R8Ko306Rd_5xM2JREOSadrPgQdhkqgpbuqoregmuVWK9ptEbXzyAn89hh_HzVzlJZletMxKMkNRWnd-wYPrRUqAnzPGuiGZr_JEDkat5o3sIbLLinHvau6eu3ilW_A/s1600/tikus.jpg

"Hmmm...makanan apa lagi yang dibawa mereka dari pasar??"

Ternyata, salah satu yang dibeli oleh petani ini adalah Perangkap Tikus. Sang tikus kaget bukan kepalang. Ia segera berlari menuju kandang dan berteriak


"Ada Perangkap Tikus di rumah!!! Di rumah sekarang ada perangkap tikus!!"


Ia mendatangi ayam dan berteriak

"Ada perangkap tikus"

Sang Ayam berkata

"Tuan Tikus..., Aku turut bersedih, tapi itu tidak berpengaruh terhadap diriku"

Sang Tikus lalu pergi menemui seekor Kambing sambil berteriak. Lalu sang Kambing pun berkata

"Aku turut bersimpati.. . tapi maaf, tidak ada yang bisa aku lakukan"

Tikus lalu menemui Sapi. Ia mendapat jawaban sama.

"Maafkan aku. Tapi perangkap tikus tidak berbahaya buat aku sama sekali"

Ia lalu lari ke hutan dan bertemu Ular. Sang ular berkata

"Ahhh...Perangkap Tikus yang kecil tidak akan mencelakai aku"

Akhirnya Sang Tikus kembali kerumah dengan pasrah mengetahui kalau ia akan menghadapi bahaya sendiri.

https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEhi-sQhNf2tLIYhPEf3Bisfgs9VoNQZZBxi8PLCBFZoNX9mQopmfVH13XVpClwPjo5ikf80l1NrBPfiZidDkf4Rj68Lt9lQ3RW4DvhOgYNtF9S8Nz47TAkWqC-bVndLN-UIREyv7XCSmUg/s320/farmscene.gif

Suatu malam, pemilik rumah terbangun mendengar suara keras perangkap tikusnya yang berbunyi. Menandakan perangkapnya telah memakan korban.

Namun ketika melihat perangkap tikusnya, seekor ular berbisa telah terjebak di sana. Ekor ular yang terjepit membuatnya semakin ganas dan menyerang istri si Petani. Walaupun sang Suami berhasil membunuh ular tersebut, namun sang istri sempat tergigit dan teracuni oleh bisa ular tersebut.


Setelah beberapa hari di rumah sakit, sang istri sudah diperbolehkan pulang. Namun selang beberapa hari kemudian demam tinggi yang tak turun-turun juga. Atas saran kerabatnya, ia membuatkan isterinya sup ayam untuk menurunkan demamnya.


Semakin hari bukannya semakin sembuh, justru semakin tinggi demam isterinya. Seorang teman menyarankan untuk makan hati kambing. Ia lalu menyembelih kambingnya untuk diambil hatinya.


Masih! Istrinya tidak sembuh-sembuh dan akhirnya meninggal dunia.


Banyak sekali orang datang pada saat pemakaman. Sehingga ia harus menyembelih sapinya untuk memberi makan orang-orang yang melayat.


Dari kejauhan sang Tikus menatap dengan penuh kesedihan. Beberapa hari kemudian ia melihat Perangkap Tikus tersebut sudah tidak digunakan lagi di rumah itu.

Nilai-nilai yang bisa kita ambil dari kisah di atas, suatu ketika Anda mendengar seseorang sedang dalam kesulitan atau masalah dan Anda mengira itu bukan urusan Anda, maka pikirkanlah sekali lagi.

Sumber : http://www.apakabardunia.com/
READ MORE - Cerita Motivasi Dari Seekor Tikus

10 Rahasia Sukses Orang Jepang

http://2.bp.blogspot.com/_KgIqQvYUs3I/SdIhm5hWFdI/AAAAAAAAL-Y/SaXiZhCiszA/s400/japanese-flag-640.jpg

1. Kerja Keras

Sudah menjadi rahasia umum bahwa bangsa Jepang adalah pekerja keras. Rata-rata jam kerja pegawai di Jepang adalah 2450 jam/tahun, sangat tinggi dibandingkan dengan Amerika (1957 jam/tahun), Inggris (1911 jam/tahun), Jerman (1870 jam/tahun), dan Perancis (1680 jam/tahun).

Seorang pegawai di Jepang bisa menghasilkan sebuah mobil dalam 9 hari, sedangkan pegawai di negara lain memerlukan 47 hari untuk membuat mobil yang bernilai sama.

Seorang pekerja Jepang boleh dikatakan bisa melakukan pekerjaan yang biasanya dikerjakan oleh 5-6 orang. Pulang cepat adalah sesuatu yang boleh dikatakan “agak memalukan” di Jepang, dan menandakan bahwa pegawai tersebut termasuk “yang tidak dibutuhkan” oleh perusahaan.



2. Malu

Malu adalah budaya leluhur dan turun temurun bangsa Jepang. Harakiri (bunuh diri dengan menusukkan pisau ke perut) menjadi ritual sejak era samurai, yaitu ketika mereka kalah dan pertempuran.

Masuk ke dunia modern, wacananya sedikit berubah ke fenomena “mengundurkan diri” bagi para pejabat (mentri, politikus, dsb) yang terlibat masalah korupsi atau merasa gagal menjalankan tugasnya.

Efek negatifnya mungkin adalah anak-anak SD, SMP yang kadang bunuh diri, karena nilainya jelek atau tidak naik kelas.

Karena malu jugalah, orang Jepang lebih senang memilih jalan memutar daripada mengganggu pengemudi di belakangnya dengan memotong jalur di tengah jalan. Mereka malu terhadap lingkungannya apabila mereka melanggar peraturan ataupun norma yang sudah menjadi kesepakatan umum.



3. Hidup Hemat

Orang Jepang memiliki semangat hidup hemat dalam keseharian. Sikap anti konsumerisme berlebihan ini nampak dalam berbagai bidang kehidupan.

Di masa awal mulai kehidupan di Jepang, mungkin kita sedikit heran dengan banyaknya orang Jepang ramai belanja di supermarket pada sekitar jam 19:30.

Selidik punya selidik, ternyata sudah menjadi hal yang biasa bahwa supermarket di Jepang akan memotong harga sampai separuhnya pada waktu sekitar setengah jam sebelum tutup. Seperti diketahui bahwa Supermarket di Jepang rata-rata tutup pada pukul 20:00.



4. Loyalitas

Loyalitas membuat sistem karir di sebuah perusahaan berjalan dan tertata dengan rapi. Sedikit berbeda dengan sistem di Amerika dan Eropa, sangat jarang orang Jepang yang berpindah-pindah pekerjaan.

Mereka biasanya bertahan di satu atau dua perusahaan sampai pensiun. Ini mungkin implikasi dari Industri di Jepang yang kebanyakan hanya mau menerima fresh graduate, yang kemudian mereka latih dan didik sendiri sesuai dengan bidang garapan (core business) perusahaan.



5. Inovasi

Jepang bukan bangsa penemu, tapi orang Jepang mempunyai kelebihan dalam meracik temuan orang dan kemudian memasarkannya dalam bentuk yang diminati oleh masyarakat.

Menarik membaca kisah Akio Morita yang mengembangkan Sony Walkman yang melegenda itu. Cassete Tape tidak ditemukan oleh Sony, patennya dimiliki oleh perusahaan Phillip Electronics.

Tapi yang berhasil mengembangkan dan membundling model portable sebagai sebuah produk yang booming selama puluhan tahun adalah Akio Morita, founder dan CEO Sony pada masa itu.

Sampai tahun 1995, tercatat lebih dari 300 model walkman lahir dan jumlah total produksi mencapai 150 juta produk.

Teknik perakitan kendaraan roda empat juga bukan diciptakan orang Jepang, patennya dimiliki orang Amerika. Tapi ternyata Jepang dengan inovasinya bisa mengembangkan industri perakitan kendaraan yang lebih cepat dan murah.



6. Pantang Menyerah

Sejarah membuktikan bahwa Jepang termasuk bangsa yang tahan banting dan pantang menyerah. Puluhan tahun dibawah kekaisaran Tokugawa yang menutup semua akses ke luar negeri, Jepang sangat tertinggal dalam teknologi.

Ketika restorasi Meiji (meiji ishin) datang, bangsa Jepang cepat beradaptasi dan menjadi fast-learner. Kemiskinan sumber daya alam juga tidak membuat Jepang menyerah.

Tidak hanya menjadi pengimpor minyak bumi, batubara, biji besi dan kayu, bahkan 85% sumber energi Jepang berasal dari negara lain termasuk Indonesia . Kabarnya kalau Indonesia menghentikan pasokan minyak bumi, maka 30% wilayah Jepang akan gelap gulita.

Rentetan bencana terjadi di tahun 1945, dimulai dari bom atom di Hiroshima dan Nagasaki , disusul dengan kalah perangnya Jepang, dan ditambah dengan adanya gempa bumi besar di Tokyo, ternyata Jepang tidak habis.

Dalam beberapa tahun berikutnya Jepang sudah berhasil membangun industri otomotif dan bahkan juga kereta cepat (shinkansen) .

Mungkin cukup menakjubkan bagaimana Matsushita Konosuke yang usahanya hancur dan hampir tersingkir dari bisnis peralatan elektronik di tahun 1945 masih mampu merangkak, mulai dari nol untuk membangun industri sehingga menjadi kerajaan bisnis di era berikutnya.

Akio Morita juga awalnya menjadi tertawaan orang ketika menawarkan produk Cassete Tapenya yang mungil ke berbagai negara lain. Tapi akhirnya melegenda dengan Sony Walkman-nya.

Yang juga cukup unik bahwa ilmu dan teori dimana orang harus belajar dari kegagalan ini mulai diformulasikan di Jepang dengan nama shippaigaku (ilmu kegagalan).



7. Budaya Baca

Jangan kaget kalau Anda datang ke Jepang dan masuk ke densha (kereta listrik), sebagian besar penumpangnya baik anak-anak maupun dewasa sedang membaca buku atau koran.

Tidak peduli duduk atau berdiri, banyak yang memanfaatkan waktu di densha untuk membaca. Banyak penerbit yang mulai membuat man-ga (komik bergambar) untuk materi-materi kurikulum sekolah baik SD, SMP maupun SMA.

Pelajaran Sejarah, Biologi, Bahasa, dsb disajikan dengan menarik yang membuat minat baca masyarakat semakin tinggi. Budaya baca orang Jepang juga didukung oleh kecepatan dalam proses penerjemahan buku-buku asing (bahasa inggris, perancis, jerman, dsb).

Konon kabarnya legenda penerjemahan buku-buku asing sudah dimulai pada tahun 1684, seiring dibangunnya institute penerjemahan dan terus berkembang sampai jaman modern. Biasanya terjemahan buku bahasa Jepang sudah tersedia dalam beberapa minggu sejak buku asingnya diterbitkan.



8. Kerjasama Kelompok

Budaya di Jepang tidak terlalu mengakomodasi kerja-kerja yang terlalu bersifat individualistik. Termasuk klaim hasil pekerjaan, biasanya ditujukan untuk tim atau kelompok tersebut.

Fenomena ini tidak hanya di dunia kerja, kondisi kampus dengan lab penelitiannya juga seperti itu, mengerjakan tugas mata kuliah biasanya juga dalam bentuk kelompok.

Kerja dalam kelompok mungkin salah satu kekuatan terbesar orang Jepang. Ada anekdot bahwa “1 orang professor Jepang akan kalah dengan satu orang professor Amerika, namun 10 orang professor Amerika tidak akan bisa mengalahkan 10 orang professor Jepang yang berkelompok”.

Musyawarah mufakat atau sering disebut dengan “rin-gi” adalah ritual dalam kelompok. Keputusan strategis harus dibicarakan dalam “rin-gi”.



9. Mandiri

Sejak usia dini anak-anak dilatih untuk mandiri. Bahkan seorang anak TK sudah harus membawa 3 tas besar berisi pakaian ganti, bento (bungkusan makan siang), sepatu ganti, buku-buku, handuk dan sebotol besar minuman yang menggantung di lehernya.

Di Yochien setiap anak dilatih untuk membawa perlengkapan sendiri, dan bertanggung jawab terhadap barang miliknya sendiri. Lepas SMA dan masuk bangku kuliah hampir sebagian besar tidak meminta biaya kepada orang tua.

Biasanya mereka mengandalkan kerja part time untuk biaya sekolah dan kehidupan sehari-hari. Kalaupun kehabisan uang, mereka “meminjam” uang ke orang tua yang nantinya akan mereka kembalikan di bulan berikutnya.



10. Jaga Tradisi & Menghormati Orang Tua

Perkembangan teknologi dan ekonomi, tidak membuat bangsa Jepang kehilangan tradisi dan budayanya. Budaya perempuan yang sudah menikah untuk tidak bekerja masih ada dan hidup sampai saat ini.

Budaya minta maaf masih menjadi reflek orang Jepang. Kalau suatu hari Anda naik sepeda di Jepang dan menabrak pejalan kaki, maka jangan kaget kalau yang kita tabrak malah yang minta maaf duluan.

Sampai saat ini orang Jepang relatif menghindari berkata “tidak” apabila mendapat tawaran dari orang lain. Jadi kita harus hati-hati dalam pergaulan dengan orang Jepang karena “hai” belum tentu “ya” bagi orang Jepang.

Pertanian merupakan tradisi leluhur dan aset penting di Jepang. Persaingan keras karena masuknya beras Thailand dan Amerika yang murah, tidak menyurutkan langkah pemerintah Jepang untuk melindungi para petaninya.

Kabarnya tanah yang dijadikan lahan pertanian mendapatkan pengurangan pajak yang signifikan, termasuk beberapa insentif lain untuk orang-orang yang masih bertahan di dunia pertanian. Pertanian Jepang merupakan salah satu yang tertinggi di dunia.

Sumber : http://www.apakabardunia.com
READ MORE - 10 Rahasia Sukses Orang Jepang
Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...